9 Oktober 2012

Karena nilai

Nilai.
Hidup itu emang enggak terlepas dari nilai. Tolak ukur seseorang atas usaha seseorang tersebut.
Untuk sebagian orang, enggak penting proses mendapatkan nilai, yang ada "pokoknya yang penting gue harus dapat nilai bagus diantara yang lain". Sering gue denger perkataan kaya gitu. Enggak munafik, gue sendiri dan mungkin lo yang lagi baca postingan gue yang ini. Pasti pernah juga bilang kaya gitu dan punya tekad dalam hati kaya gitu juga.
Lagi-lagi harus nilai dan demi nilai. Terkadang, dibegoin sama nilai. Entah itu baik atau enggak prosesnya tapi tujuan utamanya itu dapat nilai bagus. Dari SD, SMP, sampai SMA cuman mau dapat nilai yang bagus diantara yang lain tapi proses, nol, itu sama aja bohong.
Nilai, buat orang-orang jadi individualisme. Dan juga buat ketidakadilan, menurut gue. Kaya gini; Ketika lo belajar sampai tengah malam, tidur lo cuman beberapa jam, demi hasil yang bagus dengan usaha lo sendiri. Tapi taunya oranglain mendapatkan nilai bagus dengan mudahnya, kerena tau kunci jawabannya. Atau ketika lo yakin dengan nilai-nilai ulangan harian, uts, dan ujian semester selalu dapat nilai bagus, tapi ternyata nilai lo dirapor enggak seperti itu. Tapi malah orang lain yang nilai ulangan harian, uts, dan ujian semester biasa aja tapi karena deket dengan guru, nilainya lebih bagus dari lo. Atau saat lo harus menghafal dan memahami suatu pelajaran. Tapi oranglain dengan mudahnya membuka buku pada saat ujian atau mencari jawaban lewat sms. Bagaimana rasanya? :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright @ LOVERA | Floral Day theme designed by LOVERA | Bloggerized by LOVERA